Jasa Siaran Pers

Home / Kabar Politik

Selasa, 17 Mei 2022 - 16:33 WIB

Koalisi Indonesia Bersatu Terbentuk, Nurdin Halid Usulkan Wapresnya Ganjar Pranowo

Airlangga Hartarto dan Ganjar Pranowo dalam sebuah acara. (Instagram.com/@pengawal_jokowi)

Airlangga Hartarto dan Ganjar Pranowo dalam sebuah acara. (Instagram.com/@pengawal_jokowi)

INFO PEMILU -Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar HAM Nurdin Halid menilai, koalisi Indonesia Bersatu itu bisa jadi rumah baru bagi Ganjar Pranowo.

Nurdin mengatakan, dirinya pernah mewacanakan paket Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto bersama Ganjar Pranowo.

Menurutnya, Koalisi Indonesia Bersatu punya peluang menerima Ganjar diusung dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dengan catatan jika dia tak dicalonkan PDI-P.

“Saya pernah memang wacanakan kalau Pak Ganjar tidak dicalonkan (PDI-P), atau tidak dapat tempat di rumahnya, maka rumah baru namanya Golkar,” kata Nurdin kepada wartawan Selasa 7 Mei 2022).

Baca Juga :  Sebagai Cawapres, Sandiaga Uno dan Ridwan Kamil Memiliki Elektabilitas yang Tinggi

Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) itu menilai, Ganjar punya kualitas kepemimpinan selama dua periode memimpin Jawa Tengah.

“Pak Airlangga butuh wakil, hasil survei baru-baru ini apalagi (Airlangga) dipasangkan Pak Ganjar maka persaingan sangat ketat, tidak ada perbedaan menonjol,” katanya.

Dikutip media Info Pemilu dari Ruangpolitik.com, Nurdin Halid menilai usulan paket Airlangga-Ganjar tersebut semua bergantung pada keputusan Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Baca Juga :  Hari Rabu, Penyelenggaraan Pemilu Disepakati pada Tanggal 14 Februari 2024

Nurdin menilai, dua tahun menuju pilpres, persaingan politik masih dinamis, segala kemungkinan terbuka.

“Itu sangat memungkinkan, politik itu kan dinamis, semua serba memungkinkan, apabila tujuan hendak dicapai.”

“Tapi yang paling penting bagaimana kemaslahatan dan kesejahteraan bangsa kita,” katanya.

“Kalau menurut saya, Pak Airlangga ingin menang maka dia pilih Pak Ganjar. Apakah pak Ganjar bersedia, itu kita tidak tahu,” lanjutnya.

Baca Juga :  Nilai NasDem Berpotensi Pecah Belah Ummat, Novel Bamukmin Tak Dukung Deklarasi Capres

Nurdin mengingatkan tujuan politik itu untuk merebut kekuasaan. Maka hal wajar bisa tiga ketua umum partai sepakat membangun Koalisi Indonesia Bersatu.

“Politik itu bicara soal kepentingan bagaimana rebut kekuasaan, politik itu ujungnya merebut kekuasaan, politik itu bagaimana bisa berkuasa, karena kekuasaan tidak diberi tapi direbut,” katanya.

Sebelumnya diberitakan Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah sepakat membentuk koalisi.***

Share :

Baca Juga

Kabar Politik

Bursa Calon Presiden Semakin Ramai dengan Melesatnya Elektabilitas Airlangga

Kabar Politik

Jarang Picu Polemik di Medsos dan Panggung Politik, Prabowo Subianto Capres Pilihan Milenial

Kabar Politik

5 Alasan Puan Maharani Layak Diusung Sebagai Calon Presiden RI Menurut Politisi PDIP

Kabar Politik

Sebagai Cawapres, Sandiaga Uno dan Ridwan Kamil Memiliki Elektabilitas yang Tinggi

Kabar Politik

Pertemuan Tokoh Politik Surya Paloh dengan Prabowo Subianto Penuh Semangat Persahabatan

Kabar Politik

Pemilu 2024: Partai Golkar, PAN dan PPP Sepakat Bentuk Koalisi Indonesia Bersatu

Kabar Politik

Hari Rabu, Penyelenggaraan Pemilu Disepakati pada Tanggal 14 Februari 2024

Kabar Politik

Bersama-sama Sukseskan Pilpres, Pileg, dan Pilkada di 2024, Gerindra dan PKB Sepakat Koalisi