Jasa Siaran Pers

Home / Kabar Politik

Selasa, 4 Oktober 2022 - 17:10 WIB

Nilai NasDem Berpotensi Pecah Belah Ummat, Novel Bamukmin Tak Dukung Deklarasi Capres

Partai NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Calon Presiden (Capres) Tahun 2024. (Instagram.com/@aniesbaswedan)

Partai NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Calon Presiden (Capres) Tahun 2024. (Instagram.com/@aniesbaswedan)

PEMILU EKSPRES  – Tokoh Front Pembela Islam (FPI) dan Koordinator Humas Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin menyatakan tidak mendukung deklarasi Capres NasDem.

“Kami tidak mendukung deklarasi NasDem, takut memecah belah ummat,” kata Novel Bamukmin yang juga Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), lewat keterangan tertulisnya, Selasa, 4 Oktober 2022.

Novel menyebutkan, dirinya pernah melaporkan kader NasDem yaitu Viktor Laiskodat (kini Gubernur NTT) dengan dugaan penistaan terhadap agama Islam.

Baca Juga :  Bursa Calon Presiden Semakin Ramai dengan Melesatnya Elektabilitas Airlangga

“Kami dari Spirit 212 sampai 2 kali mendemo Mabes Polri dan DPP Partai NasDem terkait masalah ini,” ujarnya.

Novel juga curiga NasDem diduga menjalin kerjasama dengan Partai Komunis Cina, termasuk televisinya karena selalu memframing berita berita FPI dengan hal anarkis berulang-ulang.

Baca Juga :  Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota Jatuh pada Hari Rabu tanggal 27 November 2024

Yang bikin kesal, menurut Novel adalah pemenjaraan 7 orang para petinggi FPI termasuk Habib Rizieq Syihab dalam perkara Perayaan Maulid dan kasus RS UMI.

“Saya menduga Jaksa Agung yang kader NasDem yaitu Muhamad Prasetyo ikut terlibat dalam peristiwa pemenjaraan ulama,” katanya.

“Termasuk Habib Bahar Smith yang sudah beberapa kali tersangkut kriminalisasi”.

Baca Juga :  Jarang Picu Polemik di Medsos dan Panggung Politik, Prabowo Subianto Capres Pilihan Milenial

“Juga para ulama yg saat ini bersidang seperti KH Farid Okbah, Zein Annajah dan Hanung Alhamad dan habaib yang lainnya,” ujarnya.

Dirinya meminta klarifikasi Surya Paloh terkait hal yang disampaikannya itu, terlebih kini NasDem tiba-tiba mendeklarasikan Anis Baswedan.

“Sehingga patut diduga ada agenda untuk mengadu domba dan memecah belah ummat Islam,” katanya.***

Share :

Baca Juga

Kabar Politik

Pertemuan Tokoh Politik Surya Paloh dengan Prabowo Subianto Penuh Semangat Persahabatan

Kabar Politik

Survei Elektabilitas Ketum Parpol: Prabowo yang Tertinggi, AHY Lebih Unggul dari Megawati

Kabar Politik

Jarang Picu Polemik di Medsos dan Panggung Politik, Prabowo Subianto Capres Pilihan Milenial

Kabar Politik

Sebagai Cawapres, Sandiaga Uno dan Ridwan Kamil Memiliki Elektabilitas yang Tinggi

Kabar Politik

Rakernas NasDem Lahirkan Nama Capres Anies Baswedan, Andika Perkasa dan Ganjar Pranowo

Kabar Politik

5 Alasan Puan Maharani Layak Diusung Sebagai Calon Presiden RI Menurut Politisi PDIP

Kabar Politik

Hari Rabu, Penyelenggaraan Pemilu Disepakati pada Tanggal 14 Februari 2024

Kabar Politik

Bursa Calon Presiden Semakin Ramai dengan Melesatnya Elektabilitas Airlangga