Jasa Siaran Pers

Home / Kabar Politik

Kamis, 16 Juni 2022 - 15:05 WIB

Sebagai Cawapres, Sandiaga Uno dan Ridwan Kamil Memiliki Elektabilitas yang Tinggi

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (Instagram.com/@sandiuno)

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (Instagram.com/@sandiuno)

INFO PEMILU – Hasil survei Charta Politika Indonesia menunjukkan bahwa Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memiliki tingkat keterpilihan atau elektabilitas yang tinggi sebagai calon wakil presiden (cawapres).

“Bisa saya sebutkan ada dua nama yang paling menyita perhatian karena sudah masuk di dua digit, yaitu Sandiaga Uno dan Ridwan Kamil,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya.

Dalam acara Rilis Survei Charta Politika: Membaca Situasi Politik dan Konstelasi Elektoral Pasca-Rakernas Projo, yang disiarkan di platform Zoom Meeting, dipantau dari Jakarta, Senin 13 Juni 2022.

Dalam simulasi elektabilitas wakil presiden, Sandiaga Uno memperoleh persentase elektabilitas tertinggi sebesar 27,6 persen, sedangkan Ridwan Kamil yang berada di posisi kedua memperoleh persentase elektabilitas sebesar 16,5 persen dari responden.

Baca Juga :  Pertemuan Tokoh Politik Surya Paloh dengan Prabowo Subianto Penuh Semangat Persahabatan

Yunarto berspekulasi bahwa selisih tersebut diakibatkan oleh Sandiaga Uno yang sudah pernah maju sebagai calon wakil presiden pada pemilihan umum sebelumnya, yakni Pemilu 2019.

Riwayat tersebut menyebabkan Sandiaga Uno memiliki citra yang lekat sebagai seorang wakil presiden apabila dibandingkan dengan nama lainnya.

“Cawapres saya pikir tidak lagi dilihat sebagai faktor pelengkap, tetapi akan menentukan faktor kemenangan,” tuturnya.

Di sisi lain, Menteri BUMN Erick Thohir menempati posisi ketiga dengan persentase elektabilitas sebesar 9,8 persen, disusul Ketua Umum Partai Demokrat Agus H. Yudhoyono atau AHY dengan elektabilitas sebesar 8,8 persen.

Baca Juga :  Hari Rabu, Penyelenggaraan Pemilu Disepakati pada Tanggal 14 Februari 2024

Lalu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan elektabilitas sebagai wakil presiden sebesar 6,4 persen.

“Ketua DPR RI Puan Maharani juga cukup besar di angka 4,4 persen, jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan simulasi nama sebagai calon presiden (1,8 persen),” kata Yunarto.

Ia juga memaparkan simulasi pemilihan dengan tiga pasangan calon, masing-masing dengan empat kombinasi capres/cawapres yang berbeda.

Pasangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil meraih elektabilitas sebesar 36,5 persen, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan AHY (28,8 persen).

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (24,8 persen), dan tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 9,9 persen.

Baca Juga :  Survei Elektabilitas Ketum Parpol: Prabowo yang Tertinggi, AHY Lebih Unggul dari Megawati

Dalam simulasi kedua, Ganjar Pranowo-Sandiaga Uno meraih 36,7 persen, Anies Baswedan-Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (28,2 persen), dan Prabowo Subianto-Puan Maharani (24,5 persen), dan tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 10,6 persen.

Simulasi ketiga adalah Ganjar Pranowo-Erick Thohir sebesar 35,3 persen, Anies Baswedan-Puan Maharani (25,3 persen), Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar (23,7 persen), dan tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 15,7 persen.

Simulasi terakhir adalah Ganjar Pranowo-Panglima TNI Andika Perkasa sebesar 34 persen, Anies Baswedan-Khofifah Indar Parawansa (27,3 persen), Prabowo Subianto-Puan Maharani (24,7 persen), dan tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 14,0 persen.

“Ganjar Pranowo unggul dalam semua simulasi pasangan,” kata Yunarto.***

Share :

Baca Juga

Kabar Politik

Survei Elektabilitas Ketum Parpol: Prabowo yang Tertinggi, AHY Lebih Unggul dari Megawati

Kabar Politik

Bursa Calon Presiden Semakin Ramai dengan Melesatnya Elektabilitas Airlangga

Kabar Politik

Jarang Picu Polemik di Medsos dan Panggung Politik, Prabowo Subianto Capres Pilihan Milenial

Kabar Politik

Koalisi Indonesia Bersatu Terbentuk, Nurdin Halid Usulkan Wapresnya Ganjar Pranowo

Kabar Politik

Hari Rabu, Penyelenggaraan Pemilu Disepakati pada Tanggal 14 Februari 2024

Kabar Politik

Pertemuan Tokoh Politik Surya Paloh dengan Prabowo Subianto Penuh Semangat Persahabatan

Kabar Politik

Nilai NasDem Berpotensi Pecah Belah Ummat, Novel Bamukmin Tak Dukung Deklarasi Capres

Kabar Politik

Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota Jatuh pada Hari Rabu tanggal 27 November 2024